Walikota Bandar Lampung Terima Audiensi DPD APPSI Kota Bandar Lampung

Bandar Lampung, APPSI – Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menerima audiensi Dewan Pengurus Wilayah Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (DPD APPSI) Kota Bandar Lampung terkait kepengurusan DPD APPSI Kota Bandar Lampung. Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan antara pemerintah daerah dan para pelaku usaha pasar tradisional.
Dalam kegiatan yang berlangsung di lingkungan Pemerintah Kota Bandar Lampung tersebut, Wali Kota didampingi oleh sejumlah pejabat strategis, antara lain Kepala Bappeda, Kepala BKAD, Kepala Dinas Perindustrian, Kepala Dinas Perdagangan, Kepala Dinas Perhubungan, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kominfo, Pelaksana Tugas Kasat Pol PP, Kepala Bagian Perekonomian, serta Kepala Bagian Hukum.
Dalam audiensi tersebut, Eva Dwiana menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk terus mendorong pembangunan dan revitalisasi pasar tradisional ke arah yang lebih baik. Ia menyampaikan bahwa pasar tidak hanya berfungsi sebagai pusat aktivitas ekonomi rakyat, tetapi juga menjadi indikator penting dalam menjaga stabilitas harga dan distribusi kebutuhan pokok masyarakat.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menjaga hubungan kemitraan yang harmonis antara pemerintah dan para pedagang pasar. Menurutnya, kolaborasi yang baik akan menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem pasar yang sehat, tertib, dan berkelanjutan.
Sebagai bentuk apresiasi kepada para pedagang, dalam kesempatan tersebut Wali Kota memberikan hadiah umroh gratis kepada dua orang pedagang. Penerima hadiah dipilih oleh Ketua APPSI dengan kriteria pedagang lanjut usia yang dinilai paling rajin dan konsisten dalam menjalankan usahanya.
Pemberian hadiah tersebut disambut antusias oleh para peserta audiensi dan menjadi simbol perhatian serta penghargaan pemerintah terhadap peran penting pedagang pasar dalam menggerakkan roda perekonomian daerah.
Audiensi ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara Pemerintah Kota Bandar Lampung dan APPSI, sekaligus menjadi langkah awal dalam mewujudkan program pembangunan pasar yang lebih terarah, inklusif, dan berdaya saing di masa mendatang.

Saat ini belum ada komentar