Beranda » Berita » Ketua Umum DPP APPSI Ungkap Peran Besar Sektor Pertanian Dalam Ekonomi Karbon

Ketua Umum DPP APPSI Ungkap Peran Besar Sektor Pertanian Dalam Ekonomi Karbon

JAKARTA, APPSI – Kementerian Pertanian (Kementan) menegaskan komitmennya dalam memperkuat implementasi Nilai Ekonomi Karbon (NEK) sebagai bagian dari transformasi menuju pertanian rendah emisi dan berkelanjutan.

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono mengatakan, sektor pertanian memiliki peran strategis dalam implementasi NEK karena tidak hanya menjadi sumber emisi gas rumah kaca (GRK) tetapi juga berfungsi sebagai penyerap karbon melalui praktik budidaya berkelanjutan.

“Dengan penerapan teknologi rendah emisi dan pengelolaan lahan yang ramah lingkungan, sektor ini dapat menjadi kunci dalam pengendalian perubahan iklim sekaligus membuka peluang ekonomi baru,” ujar Sudaryono dalam Rapat Kerja bersama Komisi IV DPR RI, Selasa (14/4/2026).

Sudaryono menambahkan, bahwa kesiapan sektor pertanian dalam implementasi NEK juga menjadi faktor penting dalam menarik investasi asing, seiring terbukanya perdagangan karbon internasional.

Melalui mekanisme ini, investor global dapat membeli kredit karbon dari Indonesia, sehingga membuka peluang pembiayaan bagi proyek-proyek rendah karbon di sektor pertanian.

“Implementasi NEK bukan hanya mendukung target penurunan emisi nasional, tetapi juga menjadi pintu masuk strategis bagi arus investasi hijau yang berkelanjutan,” tambahnya.

Sudaryono menyatakan upaya ini sejalan dengan visi Indonesia dalam Long-Term Strategy for Low Carbon and Climate Resilience (LTS-LCCR) 2050 serta komitmen penurunan emisi melalui Nationally Determined Contribution (NDC). Pemerintah menargetkan penurunan emisi sektor pertanian sebesar 10 juta ton CO2 ekuivalen pada 2030, sebagai bagian dari target nasional.

Selain itu, RPJMN 2025–2029 juga menekankan pentingnya integrasi pertumbuhan ekonomi dengan ketahanan pangan, energi, dan air, serta transisi menuju ekonomi hijau dan Net Zero Emission dengan target penurunan emisi hingga 30,11% pada 2029.

Untuk mempercepat implementasi NEK, pemerintah telah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 110 Tahun 2025 tentang penyelenggaraan instrumen ekonomi karbon lintas sektor, termasuk sektor pertanian yang mencakup subsektor persawahan, peternakan, dan perkebunan.

Kementan sendiri sejak 2019 telah menjalankan berbagai program penurunan emisi, antara lain pengembangan biogas, peningkatan cadangan karbon tanah melalui pupuk organik, penumbuhan desa organik, penggunaan varietas padi rendah emisi, perbaikan kualitas pakan ternak, pemupukan berimbang, pengelolaan lahan gambut, serta sekuestrasi karbon pada tanaman hortikultura dan perkebunan.

“Upaya tersebut berhasil mencatatkan rata-rata penurunan emisi sebesar 71,13 juta ton CO2 ekuivalen pada periode 2019–2024,” kata Sudaryono.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Berita Lainnya

  • Polsek Talang Padang Kawal Penataan Pasar Gisting

    Polsek Talang Padang Kawal Penataan Pasar Gisting

    • Kamis, 11 Juni 2026

    Tanggamus, APPSI – Penataan dipimpin Camat Gisting Purwanti bersama Satpol PP Kabupaten Tanggamus, Dinas Pasar Kabupaten Tanggamus, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta unsur terkait lainnya. Fokus kegiatan adalah merelokasi pedagang yang masih berjualan di area parkir pasar agar menempati lokasi yang telah disediakan di dalam pasar. Kapolsek Talang Padang Iptu Harunur Rasyid, S.H., M.H., mengatakan pihaknya menerjunkan […]

    Selengkapnya »
  • Terpilih Sebagi Ketua DPD APPSI Pringsewu, Sumarni Supomo Siap Bekerja Keras Untuk Pedagang Pasar

    Terpilih Sebagi Ketua DPD APPSI Pringsewu, Sumarni Supomo Siap Bekerja Keras Untuk Pedagang Pasar

    • Minggu, 26 Juli 2026

    Pringsewu, APPSI – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kabupaten Pringsewu resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musda) I di Aula Kantor Bupati Pringsewu, Minggu (26/7/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris DPW APPSI Provinsi Lampung Rio Yulians, jajaran pengurus APPSI, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoprindag) Kabupaten Pringsewu Refki, Danramil Gadingrejo […]

    Selengkapnya »
  • Menunggu Api Menjadi Abu: Mengapa Kebakaran Pasar Tradisional Bukan Sekadar Musibah?

    Menunggu Api Menjadi Abu: Mengapa Kebakaran Pasar Tradisional Bukan Sekadar Musibah?

    • Kamis, 27 Agustus 2026

    “Bagi sebagian orang yang terbiasa berbelanja di supermarket ber-AC, kebakaran pasar mungkin hanya terlihat sebagai berita duka yang lewat sepintas di media sosial. Padahal, dampaknya jauh melampaui statistik kerugian puluhan miliar rupiah.” Rene Semuluyan Ketua DPW APPSI Lampung Seringkali kita disuguhi narasi yang nyaris serupa di layar kaca dan lini masa: lidah api membubung tinggi, […]

    Selengkapnya »
  • Tahta Terpilih Aklamasi Pada Musyawarah Daerah DPD APPSI Lampung Utara

    Tahta Terpilih Aklamasi Pada Musyawarah Daerah DPD APPSI Lampung Utara

    • Sabtu, 1 Agustus 2026

    Lampung Utara, APPSI – M. Tahta Rona Yacub, S.H., M.H., resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kabupaten Lampung Utara periode 2026-2031. Penetapan tersebut berlangsung dalam Musyawarah Daerah (Musda) APPSI Kabupaten Lampung Utara yang digelar pada Sabtu (1/8/2026). Musda tersebut dihadiri oleh Sekretaris Dewan Pengurus Wilayah (DPW) […]

    Selengkapnya »
  • Walikota Bandar Lampung Terima Audiensi DPD APPSI Kota Bandar Lampung

    Walikota Bandar Lampung Terima Audiensi DPD APPSI Kota Bandar Lampung

    • Selasa, 5 Mei 2026

    Bandar Lampung, APPSI – Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menerima audiensi Dewan Pengurus Wilayah Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (DPD APPSI) Kota Bandar Lampung terkait kepengurusan DPD APPSI Kota Bandar Lampung. Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan antara pemerintah daerah dan para pelaku usaha pasar tradisional. Dalam kegiatan yang berlangsung di lingkungan […]

    Selengkapnya »
  • Munip Ariadi Terpilih Secara Aklamasi Jadi Ketua DPW APPSI DKI Jakarta 2026–2030

    Munip Ariadi Terpilih Secara Aklamasi Jadi Ketua DPW APPSI DKI Jakarta 2026–2030

    • Minggu, 12 April 2026

    Jakarta, APPSI – Munip Ariyadi terpilih sebagai Ketua DPW Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) DKI Jakarta periode 2026–2030. Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-5 yang digelar di Gedung Juang, pada Sabtu, 12 April 2026. Muswil ini dihadiri lima Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan sekitar 120 komisariat APPSI dari seluruh wilayah Jakarta. […]

    Selengkapnya »