Beranda » Berita » Bapanas Jamin Harga Beras SPHP Stabil Meski Dolar Bergejolak

Bapanas Jamin Harga Beras SPHP Stabil Meski Dolar Bergejolak

Jakarta, APPSI – Badan Pangan Nasional (Bapanas) memberikan jaminan bahwa fluktuasi nilai tukar dolar AS tidak akan memengaruhi harga beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Langkah ini diambil pemerintah sebagai upaya nyata dalam menjaga stabilitas pasokan serta memastikan keterjangkauan harga pangan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Direktur SPHP Bapanas, Maino Dwi Hartono, menegaskan komitmen pemerintah tersebut saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (28/5)

“Implikasi menguatnya kurs dolar, pemerintah memastikan tidak berimbas pada harga beras program SPHP,” kata Direktur SPHP Badan Pangan Nasional (Bapanas) Maino Dwi Hartono dikonfirmasi di Jakarta.

Lebih lanjut, Maino menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan wujud keberpihakan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, sejalan dengan keputusan pemerintah untuk tidak menaikkan harga BBM bersubsidi.

“Sehingga masyarakat dapat bersikap tenang,” ujarnya.

Pemerintah juga berkomitmen memastikan Perum Bulog tetap menjaga standar kualitas beras SPHP agar masyarakat mendapatkan mutu pangan yang baik dengan harga yang tetap ramah di kantong.

“Jadi memang dengan nilai kurs dolar yang berubah dapat berpengaruh ke berbagai hal, termasuk sektor pangan. Tapi kaitan dengan beras SPHP, ini karena program pemerintah, sampai hari ini dipastikan tidak ada perubahan, termasuk harga penjualannya,” terang Maino.

Daftar Harga Beras SPHP Tingkat Konsumen

Bapanas telah membagi ketetapan harga beras SPHP berdasarkan wilayah geografis sebagai berikut:

  • Wilayah Jawa, Lampung, Sumatera Selatan, Bali, NTB, dan Sulawesi: Rp12.500 per kg.

  • Wilayah Sumatera (kecuali Lampung & Sumsel), NTT, dan Kalimantan: Rp13.100 per kg.

  • Wilayah Maluku dan Papua: Maksimal Rp13.500 per kg.

Untuk mendukung keberlanjutan program ini, Bapanas telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp4,97 triliun di tahun 2026. Dana tersebut digunakan sebagai subsidi untuk penyaluran sekitar 828 ribu ton beras bagi masyarakat luas.

“Ini untuk menjaga kontinuitas pelaksanaan SPHP beras yang pada Januari dan Februari 2026 telah terlaksana sebagai perpanjangan SPHP beras tahun 2025,” bebernya.

Aturan Baru Pembelian Beras SPHP

Bapanas turut memperbarui aturan pembelian bagi konsumen agar distribusi lebih merata. Masyarakat diperbolehkan membeli maksimal 5 kemasan ukuran 5 kg, atau alternatif 2 kemasan ukuran 2 kg. Perlu diingat bahwa beras SPHP dilarang keras untuk dijual kembali karena mengandung unsur subsidi negara.

“Ini kita mempertimbangkan saudara-saudara kita, dalam hal ini misalnya para pedagang nasi goreng, pedagang nasi uduk, warung-warung makan. Kalau dibatasi cuma 2 pack, kasihan nanti kurang, tidak cukup,” jelas Maino.

Selain itu, guna memperlancar distribusi dan menjamin ketersediaan stok di lapangan, pemerintah resmi meningkatkan batas pembelian bagi mitra Perum Bulog dari maksimal 2 ton menjadi hingga 5 ton di tahun 2026.

“Artinya jangan sampai kosong, pedagang dapat lebih mudah, stoknya selalu tetap ada,” tambah Maino.

Sebelumnya, Kepala Bapanas sekaligus Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, telah menegaskan bahwa Indonesia kini sudah mencapai swasembada beras. Ia pun memberikan peringatan tegas kepada mafia pangan agar tidak mencoba mempermainkan harga di pasar. Saat ini, Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di Perum Bulog mencapai rekor tertinggi sepanjang sejarah, yakni 5,3 juta ton, yang menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas harga melalui program SPHP

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Berita Lainnya

  • Ketua Umum DPP APPSI Ungkap Peran Besar Sektor Pertanian Dalam Ekonomi Karbon

    Ketua Umum DPP APPSI Ungkap Peran Besar Sektor Pertanian Dalam Ekonomi Karbon

    • Sabtu, 18 April 2026

    JAKARTA, APPSI – Kementerian Pertanian (Kementan) menegaskan komitmennya dalam memperkuat implementasi Nilai Ekonomi Karbon (NEK) sebagai bagian dari transformasi menuju pertanian rendah emisi dan berkelanjutan. Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono mengatakan, sektor pertanian memiliki peran strategis dalam implementasi NEK karena tidak hanya menjadi sumber emisi gas rumah kaca (GRK) tetapi juga berfungsi sebagai penyerap karbon melalui […]

    Selengkapnya »
  • Lantik Kepengurusan DPW APPSI Jambi, Sudaryono: Aktif Bantu Pedagang dan Dukung Program MBG

    Lantik Kepengurusan DPW APPSI Jambi, Sudaryono: Aktif Bantu Pedagang dan Dukung Program MBG

    • Selasa, 21 April 2026

    Jambi, APPSI – Ketua Umum DPP Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) sekaligus Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, meminta pengurus APPSI yang baru dilantik untuk aktif bekerja membantu pedagang pasar. Hal itu disampaikan Sudaryono usai melantik pengurus APPSI Provinsi Jambi di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, pada Senin, 20 April 2026 malam. Menurut Sudaryono, APPSI jangan […]

    Selengkapnya »
  • Camat Mesuji Timur Beri Himbauan Pedagang Pasar KTM, Cegah Kemacetan dan Kecelakaan

    Camat Mesuji Timur Beri Himbauan Pedagang Pasar KTM, Cegah Kemacetan dan Kecelakaan

    • Senin, 11 Mei 2026

    Mesuji, APPSI – Pemerintah Kecamatan Mesuji Timur, Kabupaten Mesuji Lampung terus berupaya menciptakan lingkungan pasar yang aman dan tertib. Pada Senin (11/5/2026). Camat Mesuji Timur, Yudian Murbantaka, S.K.M., didampingi Kasi Pemerintahan Faizal Kurniawan AP, S.H., turun langsung ke lapangan untuk memberikan imbauan kepada para pedagang. Kegiatan ini difokuskan kepada para pedagang yang masih berjualan di pinggir ruas jalan […]

    Selengkapnya »
  • 20 Lapak Hangus Terbakar Di Pasar Kuripan Bandar Lampung

    20 Lapak Hangus Terbakar Di Pasar Kuripan Bandar Lampung

    • Senin, 25 Mei 2026

    Bandar Lampung, APPSI – Kebakaran hebat melanda Pasar Tempel Kuripan di Jalan Dr Setia Budi RT 02 LK III, Kelurahan Kuripan, Kecamatan Teluk Betung Barat, Bandar Lampung, Minggu (24/5/2026) malam sekitar pukul 23.30 WIB. Api yang diduga berasal dari percikan termos listrik di salah satu kios pedagang ikan asin itu menghanguskan sejumlah kios dan puluhan […]

    Selengkapnya »
  • Walikota Bandar Lampung Terima Audiensi DPD APPSI Kota Bandar Lampung

    Walikota Bandar Lampung Terima Audiensi DPD APPSI Kota Bandar Lampung

    • Selasa, 5 Mei 2026

    Bandar Lampung, APPSI – Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menerima audiensi Dewan Pengurus Wilayah Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (DPD APPSI) Kota Bandar Lampung terkait kepengurusan DPD APPSI Kota Bandar Lampung. Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan antara pemerintah daerah dan para pelaku usaha pasar tradisional. Dalam kegiatan yang berlangsung di lingkungan […]

    Selengkapnya »
  • Muswil DPW APPSI Jakarta, Sudaryono Minta Aktif Perjuangkan Pedagang Pasar

    Muswil DPW APPSI Jakarta, Sudaryono Minta Aktif Perjuangkan Pedagang Pasar

    • Sabtu, 11 April 2026

    Jakarta, APPSI – Musyawarah Wilayah (Muswil) Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia DKI Jakarta resmi digelar pada Sabtu, 11 April 2026. Kegiatan itu menjadi forum konsolidasi pedagang pasar dari berbagai wilayah di Jakarta sekaligus agenda pemilihan kepengurusan baru DPW APPSI DKI Jakarta. Acara berlangsung meriah dengan dihadiri ratusan pedagang pasar dan pengurus APPSI dari tingkat wilayah […]

    Selengkapnya »