Revitalisasi Pasar Tradisonal

Pasar tradisional merupakan pusat ekonomi rakyat yang menopang UMKM, petani, nelayan, dan distribusi bahan pokok masyarakat. Namun, banyak pasar masih menghadapi tantangan seperti infrastruktur yang kurang memadai, tata kelola belum optimal, kebersihan yang kurang terjaga, serta daya saing yang menurun terhadap pasar modern.
Melalui program revitalisasi bersama Pemerintah Provinsi Lampung, asosiasi pedagang berkomitmen menjadikan pasar tradisional lebih bersih, tertata, modern, sehat, dan berdaya saing tanpa meninggalkan nilai kearifan lokal.
Pemerintah Provinsi Lampung menetapkan visi pembangunan jangka menengah “Bersama Lampung Maju Menuju Indonesia Emas” sebagai arah utama kebijakan dan program pembangunan daerah periode 2025–2030. Dalam visi ini terkandung semangat untuk menjadikan provinsi Lampung lebih maju, produktif, dan berkontribusi pada pencapaian Indonesia Emas 2045.
Visi tersebut dijabarkan melalui tiga misi prioritas pembangunan daerah:
- Mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif, mandiri, dan inovatif;
- Memperkuat sumber daya manusia yang unggul dan produktif;
- Meningkatkan kehidupan masyarakat beradab, berkeadilan, dan berkelanjutan, serta tata kelola pemerintahan yang efektif dan berintegritas.
Program Revitalisasi Pasar Tradisional dirancang untuk mendukung pencapaian visi–misi tersebut melalui penguatan ekonomi lokal, peningkatan kualitas sumber daya manusia pedagang, serta peningkatan tata kelola pasar yang bersih dan profesional.
Program ini bertujuan sejalan dengan arah pembangunan Provinsi Lampung, yaitu:
- Mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif masyarakat pasar tradisional dengan meningkatkan daya saing pedagang dan volume transaksi pasar.
- Menguatkan kapasitas pedagang melalui pelatihan, digitalisasi transaksi, dan akses pembiayaan UMKM demi peningkatan produktivitas dan keterampilan.
- Mewujudkan pasar yang tertata, bersih, sehat, dan aman sejalan dengan upaya pemerintahan yang berkelanjutan dan berintegritas.
- Meningkatkan tata kelola pasar yang transparan, modern, dan berbasis data digital untuk mendukung efisiensi administrasi dan akuntabilitas retribusi.
Semua tujuan ini dirancang untuk menjadi bagian dari kontribusi nyata terhadap misi pembangunan ekonomi dan kualitas hidup masyarakat di Lampung.
Strategi Implementasi Program
Revitalisasi Infrastruktur Pasar
- Perbaikan fasilitas utama pasar (atap, lantai, drainase, sanitasi, zonasi komoditas).
- Penyediaan fasilitas umum yang layak (toilet bersih, area parkir, ruang ibadah). Tujuan kegiatan ini: Mendukung aksesibilitas dan kenyamanan publik sekaligus memperkuat infrastruktur lokal sesuai misi pemerintahan.
Modernisasi Tata Kelola
- Penyusunan SOP operasional pasar.
- Digitalisasi sistem retribusi dan pendataan pedagang.
- Pembentukan forum pengelola pasar berbasis kolaborasi. Efeknya: Mendukung tata kelola pemerintahan yang efektif dan transparan.
Pengembangan Kapasitas SDM dan Ekonomi Pedagang
- Pelatihan pengelolaan usaha, literasi keuangan dan pemasaran digital.
- Fasilitasi akses pembiayaan UMKM dan kemitraan pasar–produsen lokal. Upaya ini terkait langsung dengan misi memperkuat SDM unggul dan produktif.
Program Pasar Bersih dan Sehat
- Gerakan kebersihan pasar terjadwal.
- Edukasi higienitas pangan dan pengelolaan sampah terpadu. Ini mendukung kehidupan masyarakat yang beradab dan berkelanjutan.
Digitalisasi dan Promosi
- Implementasi QRIS, pembayaran non-tunai, dan branding pasar melalui platform digital. Komponen ini mempercepat inklusi digital dan transparansi transaksi
Program ini bukan sekadar upaya memperbaiki bangunan fisik pasar, tetapi merupakan transformasi menyeluruh yang mendukung arah besar pembangunan Provinsi Lampung 2025–2030. Dengan dukungan penuh Pemerintah Provinsi Lampung dan partisipasi aktif pedagang serta masyarakat, revitalisasi pasar akan berkontribusi nyata pada percepatan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, dan peningkatan kapasitas SDM.
