APPSI Dan Polda Lampung Perkuat Sinergi Keamanan Pasar Hingga Stabilitas Pangan

Kapolda Lampung, Irjen. Pol. Helfi Assegaf menerima kunjungan Ketua DPW APPSI Provinsi Lampung, Rene Semuluyan, di Mapolda, Jum'at (25/9/2026)
Bandar Lampung, APPSI – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Provinsi Lampung, melaksanakan audiensi dengan Kepolisian Daerah (Polda) Lampung, di Mapolda Lampung, Jum’at (25/9/2026).
Pertemuan tersebut membahas penguatan sinergi dalam menjaga keamanan pasar, kelancaran distribusi pangan, stabilitas harga bahan pokok, serta perlindungan pedagang dari praktik premanisme dan pungutan liar di seluruh wilayah Provinsi Lampung.
Ketua DPW APPSI Provinsi Lampung Rene Semuluyan didampingi jajaran pengurus dan Ketua DPD APPSI Lampung Utara dan Lampung Tengah, diterima Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf dan Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Lampung Kombes Pol Hery Rusyaman.
DPW APPSI Provinsi Lampung dan Polda Lampung membahas pentingnya membangun komunikasi yang berkelanjutan antara kepolisian dan komunitas pedagang pasar. Sinergi itu dinilai penting untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di pasar-pasar seluruh Lampung.
Kapolda Lampung menyambut baik komunikasi yang dibangun APPSI. Menurut dia, pasar merupakan salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat sehingga aspek keamanan perlu mendapat perhatian bersama.
“Kami menyambut baik silaturahmi dan komunikasi yang dibangun APPSI. Keamanan pasar merupakan tanggung jawab bersama. Kami berharap persoalan yang muncul di lapangan dapat dikomunikasikan dengan baik sehingga dapat ditangani sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Helfi Assegaf.
Pembahasan juga menyentuh persoalan distribusi pangan dan stabilitas harga barang kebutuhan pokok penting (bapokting). Koordinasi antara pedagang dan aparat penegak hukum dinilai diperlukan untuk memastikan distribusi berjalan lancar dan tidak terganggu oleh praktik yang berpotensi merugikan masyarakat.
Ketua DPW APPSI Lampung Rene Semuluyan mengatakan pedagang membutuhkan lingkungan usaha yang aman sekaligus kepastian dalam menjalankan aktivitas perdagangan.
“APPSI ingin membangun sinergi yang kuat dengan Polda Lampung. Pedagang membutuhkan rasa aman dalam berusaha, termasuk terbebas dari premanisme dan pungutan liar. Kami berharap komunikasi ini menjadi langkah awal untuk menyelesaikan berbagai persoalan pedagang secara bersama-sama,” kata Rene.
Dalam kesempatan tersebut, DPW APPSI Provinsi Lampung juga menyampaikan permohonan agar Polda Lampung dapat menjadi Dewan Pembina DPW APPSI Provinsi Lampung. Permohonan itu disampaikan sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan kelembagaan serta membuka ruang pembinaan dan koordinasi yang lebih luas.
Rene berharap sinergi tersebut tidak berhenti pada audiensi, tetapi berlanjut melalui komunikasi dan koordinasi di lapangan.
“Kami berharap hubungan baik ini terus terjalin. APPSI siap menjadi mitra komunikasi dalam menyampaikan kondisi dan aspirasi para pedagang di seluruh Lampung,” ujarnya.
Melalui pertemuan tersebut, APPSI dan Polda Lampung diharapkan dapat memperkuat kolaborasi dalam menciptakan pasar yang aman, tertib, dan kondusif, sekaligus mendukung kelancaran distribusi pangan dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Saat ini belum ada komentar