Beranda » Berita » Ayam Potong 1 Kg Dibanderol Rp 30 Ribu Jelang Idul Adha 2026

Ayam Potong 1 Kg Dibanderol Rp 30 Ribu Jelang Idul Adha 2026

“Untuk harga daging masih stabil dibanding minggu lalu, yakni sekitar Rp140 ribu per kilogram untuk kualitas terbaik,” ujarnya, Sabtu (23/5).

Namun demikian, terdapat kenaikan pada sejumlah komoditas sayuran dan bumbu dapur. Cabai rawit hijau tercatat mengalami kenaikan sebesar 4,62 persen, ketimun naik 8,33 persen, tomat naik 7,67 persen, serta bawang merah naik 1,90 persen.

Erwin menjelaskan, Dinas Perdagangan terus memantau harga bahan pokok setiap hari melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) pasar.

Data hasil pemantauan tersebut kemudian dihimpun ke dalam sistem aplikasi Siagabapok untuk memantau perkembangan harga kebutuhan masyarakat.

“Dinas Perdagangan setiap hari melakukan survei harga melalui UPT pasar dan dihimpun ke dalam aplikasi Siagabapok,” katanya.

Ia memastikan stok bahan pangan di Kota Bandar Lampung saat ini dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Idul Adha.

Menurutnya, kenaikan harga yang terjadi pada beberapa komoditas masih dalam kategori wajar dan belum mengganggu stabilitas pasar.

Harga Jual Diatas HET

Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kantor Wilayah II menemukan enam komoditas pangan dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) maupun Harga Acuan Penjualan (HAP) saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di pasar tradisional Kota Bandar Lampung dan Kota Metro menjelang Idul Adha 2026.

Kepala KPPU Wilayah II, Wahyu Bekti Anggoro, mengatakan pemantauan dilakukan untuk memastikan stabilitas harga dan kelancaran distribusi bahan pokok selama Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Adha 1448 Hijriah.

“Dari hasil pemantauan terdapat enam komoditas pangan yang berada di atas HET maupun HAP,” ujar Wahyu, Minggu (24/5).

Enam komoditas tersebut yakni beras premium yang tercatat 6,71 persen di atas HET, daging ayam ras 1,67 persen di atas HAP, bawang merah 8,43 persen di atas HAP, Minyakita 16,14 persen di atas HET, cabai rawit merah 30,41 persen di atas HAP, serta gula pasir 6,67 persen di atas HAP.

Menurut Wahyu, kenaikan harga dipengaruhi meningkatnya permintaan menjelang Idul Adha, terbatasnya stok sejumlah komoditas pertanian akibat masa panen, faktor cuaca, hingga kendala distribusi dari daerah produsen.

Meski demikian, KPPU menilai kondisi stok bahan pokok di Provinsi Lampung masih aman dan harga sejumlah komoditas lainnya relatif stabil.

Lima komoditas yang masih berada di bawah HET maupun HAP ialah beras medium, telur ayam ras, bawang putih, cabai merah keriting, dan daging sapi.

“Kami tetap mengantisipasi kenaikan harga daging sapi menjelang Idul Adha karena tingginya permintaan serta naiknya harga sapi hidup di tingkat produsen,” kata Wahyu.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Berita Lainnya

  • Antara Loyalisme dan Teknokrasi: Menakar Pertaruhan Sudaryono di Badan Gizi Nasional

    Antara Loyalisme dan Teknokrasi: Menakar Pertaruhan Sudaryono di Badan Gizi Nasional

    • Minggu, 6 September 2026

    “Penunjukan Sudaryono sebagai Kepala BGN merupakan pertaruhan politik dan manajerial berskala besar bagi Presiden Prabowo Subianto.” Rene Semuluyan – Ketua DPW APPSI Provinsi Lampung Keputusan Presiden Prabowo Subianto melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menggantikan Nanik S. Deyang menandai babak baru dalam tata kelola program prioritas Kabinet Merah Putih. Program Makan Bergizi Gratis […]

    Selengkapnya »
  • Disdag Lampung Utara Gelar Pasar Murah

    Disdag Lampung Utara Gelar Pasar Murah

    • Kamis, 14 Mei 2026

    Lampung Utara, APPSI – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disdag) Lampung Utara optimis pelaksanaan pasar murah minyak goreng merek Minyakita di Pasar Sentral Kotabumi mampu menekan lonjakan harga minyak goreng yang dalam beberapa pekan terakhir dikeluhkan masyarakat. Program pasar murah yang mulai digelar pada Selasa, 12 Mei 2026 tersebut merupakan bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah […]

    Selengkapnya »
  • Kolaborasi Memalak Yang Estetik di Shopping Center Metro, Menjadi Bukti Adanya Negara Dalam Negara

    Kolaborasi Memalak Yang Estetik di Shopping Center Metro, Menjadi Bukti Adanya Negara Dalam Negara

    • Sabtu, 2 Mei 2026

    Konsep kompensasi atas “perjuangan pedagang lama” sejak 2016 adalah argumen yang sangat lemah dalam ekosistem bisnis modern. Dalam hal bisnis, Pedagang lama bertahan adalah bentuk investasi pribadi untuk usaha mereka sendiri. Membebankan biaya “masa lalu” kepada pedagang baru justru menciptakan hambatan masuk (barrier to entry) yang mencekik pertumbuhan ekonomi pasar itu sendiri. Alih-alih meramaikan pasar, […]

    Selengkapnya »
  • Dijabat Sudaryono, APPSI Lampung Siap Jadi Mitra Strategis Program MBG

    Dijabat Sudaryono, APPSI Lampung Siap Jadi Mitra Strategis Program MBG

    • Rabu, 22 Juli 2026

    Bandar Lampung, APPSI – Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Provinsi Lampung, Rene Semuluyan, menyampaikan ucapan selamat kepada Sudaryono yang resmi ditunjuk sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), menggantikan Nanik S Deyang. Nanik mengundurkan diri dari jabatan tersebut karena harus menjalani pengobatan penyakit jantung. Penunjukan Sudaryono, yang sebelumnya menjabat Wakil […]

    Selengkapnya »
  • Don Muzakir: Petani, Pedagang, Dan Nelayan Membutuhkan Pemerintahan Yang Bisa Bekerja

    Don Muzakir: Petani, Pedagang, Dan Nelayan Membutuhkan Pemerintahan Yang Bisa Bekerja

    • Kamis, 27 Agustus 2026

    Jakarta, APPSI – Sekitar 5.000 petani, pedagang, nelayan, dan masyarakat menggelar aksi di depan Gedung DPR RI, Jakarta, pada Kamis, 27 Agustus 2026. Massa datang untuk menyampaikan dukungan kepada Presiden Prabowo Subianto. Mereka juga menyatakan siap mengawal berbagai program pemerintah yang dinilai menyentuh kebutuhan masyarakat. Salah satu program yang mendapat dukungan adalah Makan Bergizi Gratis […]

    Selengkapnya »
  • APPSI Batang Siap Buktikan Bahwa Kebijakan Nasional Berpihak Pada Rakyat

    APPSI Batang Siap Buktikan Bahwa Kebijakan Nasional Berpihak Pada Rakyat

    • Kamis, 27 Agustus 2026

    Batang, APPSI – Gelombang protes meletup dari akar rumput di Kabupaten Batang. Langkah Budi Arief yang melayangkan pernyataan kritis terhadap kelompok pendukung Presiden Prabowo Subianto memicu kekecewaan mendalam dari DPC Pedagang Pejuang Indonesia Raya (PAPERA) dan Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Batang. Ketua DPC PAPERA Kabupaten Batang, Lutfiyati Muflichah, tak menampik ada dorongan emosi […]

    Selengkapnya »