Beranda » Opini » Ketua DPW APPSI Provinsi Lampung: Kawal Program Presiden Prabowo Subianto

Ketua DPW APPSI Provinsi Lampung: Kawal Program Presiden Prabowo Subianto

Energi dan Reformasi BUMN

Pada 25 Agustus 2026, Presiden Prabowo meresmikan 14 proyek pembangkit listrik tenaga surya dengan kapasitas total sekitar 5,3 gigawatt. Pemerintah menempatkan proyek tersebut sebagai bagian dari upaya memperbesar penggunaan energi terbarukan dan mengurangi ketergantungan pada energi fosil.

Di sektor perusahaan negara, pemerintah melalui Danantara juga mendorong konsolidasi dan efisiensi BUMN. Pemerintah menyebut restrukturisasi tersebut menghasilkan penghematan yang signifikan, meski efektivitas jangka panjangnya masih perlu diuji melalui kinerja perusahaan, kualitas investasi, dan manfaatnya bagi perekonomian.

Dengan demikian, sejumlah capaian pemerintahan Prabowo memang memiliki basis data yang dapat diverifikasi. Namun, hubungan langsung antara seluruh capaian tersebut dengan kebijakan Presiden tidak selalu dapat disimpulkan secara sederhana. Pertumbuhan ekonomi, misalnya, juga dipengaruhi konsumsi rumah tangga, ekspor-impor, kondisi global, investasi swasta, kebijakan bank sentral, dan berbagai faktor lain.

Pedagang Pasar Ikut Kawal Program Pemerintah

Saya mengajak seluruh pengurus dan anggota APPSI di 15 kabupaten/kota untuk mendukung program Presiden Prabowo Subianto, khususnya program yang dinilai memiliki keterkaitan langsung dengan penguatan ekonomi rakyat dan pasar tradisional.

Dukungan terhadap pemerintah tidak berarti organisasi pedagang harus kehilangan fungsi kritisnya. APPSI, tetap perlu menjadi mitra yang menyampaikan persoalan pedagang kepada pemerintah sekaligus mengawal agar kebijakan nasional benar-benar sampai ke masyarakat.

Pasar tradisional adalah urat nadi ekonomi rakyat. Melalui wadah ini APPSI hadir untuk memastikan pedagang pasar di Lampung tidak hanya bertahan, tetapi juga tumbuh menjadi pelaku usaha yang modern, mandiri, dan sejahtera.

Sikap tersebut sejalan dengan posisi APPSI Lampung yang sebelumnya menegaskan organisasi sebagai mitra pemerintah dalam memperjuangkan kepentingan pedagang pasar tradisional.

Bagi APPSI Lampung, dukungan terhadap program pemerintah juga harus diterjemahkan menjadi manfaat konkret bagi pedagang. Program ketahanan pangan, misalnya, memiliki hubungan langsung dengan pedagang pasar karena menyangkut produksi, distribusi, harga dan daya beli masyarakat.

Begitu pula dengan MBG. Jika rantai pasok bahan pangan program tersebut melibatkan petani, nelayan, peternak, UMKM dan pedagang lokal secara transparan, program itu berpotensi menjadi pasar baru bagi ekonomi daerah. Sebaliknya, jika rantai pengadaan terlalu terkonsentrasi, manfaat ekonominya bagi pelaku usaha kecil dapat menjadi terbatas.

Komentar (1)

  • Eed

    Lanjutkan sampai tuntas program pak Prabowo….jangan berhenti ditengah.. rakyat sudah muak dengan program yg mangkrak….

    Balas26 Agustus 2026 2:38 am

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Berita Lainnya

  • Ali Jaya Terpilih Aklamasi Pada Musda DPD APPSI Tanggamus

    Ali Jaya Terpilih Aklamasi Pada Musda DPD APPSI Tanggamus

    • Rabu, 5 Agustus 2026

    Tanggamus, APPSI – Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (DPD APPSI) Kabupaten Tanggamus menggelar Musyawarah Daerah (Musda) pertamanya pada Rabu. Forum ini bukan sekadar agenda pergantian kepengurusan, tetapi juga menjadi penegasan arah organisasi di tengah bertambahnya peran APPSI dalam mendukung agenda nasional. Musda dibuka langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) APPSI Provinsi […]

    Selengkapnya »
  • Kemendag Terima Usulan Pembentukan Satgas Perdagangan dan Meminta APPSI Terlibat Dalam Pengembangan Pasar Rakyat

    Kemendag Terima Usulan Pembentukan Satgas Perdagangan dan Meminta APPSI Terlibat Dalam Pengembangan Pasar Rakyat

    • Senin, 24 Agustus 2026

    Jakarta, APPSI – Kementerian Perdagangan (Kemendag) merespons usulan Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) untuk membentuk satuan tugas (satgas) perdagangan. Gagasan tersebut dinilai dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi antara pemerintah dan pedagang. Ketua Harian DPP APPSI Don Muzakir menyampaikan usulan pembentukan satgas perdagangan tersebut saat bertemu Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri (Dirjen PDN) Kemendag […]

    Selengkapnya »
  • Bapanas Jamin Harga Beras SPHP Stabil Meski Dolar Bergejolak

    Bapanas Jamin Harga Beras SPHP Stabil Meski Dolar Bergejolak

    • Sabtu, 30 Mei 2026

    Jakarta, APPSI – Badan Pangan Nasional (Bapanas) memberikan jaminan bahwa fluktuasi nilai tukar dolar AS tidak akan memengaruhi harga beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Langkah ini diambil pemerintah sebagai upaya nyata dalam menjaga stabilitas pasokan serta memastikan keterjangkauan harga pangan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Direktur SPHP Bapanas, Maino Dwi Hartono, menegaskan komitmen pemerintah […]

    Selengkapnya »
  • Dijabat Sudaryono, APPSI Lampung Siap Jadi Mitra Strategis Program MBG

    Dijabat Sudaryono, APPSI Lampung Siap Jadi Mitra Strategis Program MBG

    • Rabu, 22 Juli 2026

    Bandar Lampung, APPSI – Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Provinsi Lampung, Rene Semuluyan, menyampaikan ucapan selamat kepada Sudaryono yang resmi ditunjuk sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), menggantikan Nanik S Deyang. Nanik mengundurkan diri dari jabatan tersebut karena harus menjalani pengobatan penyakit jantung. Penunjukan Sudaryono, yang sebelumnya menjabat Wakil […]

    Selengkapnya »
  • Disdag Lampung Utara Gelar Pasar Murah

    Disdag Lampung Utara Gelar Pasar Murah

    • Kamis, 14 Mei 2026

    Lampung Utara, APPSI – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disdag) Lampung Utara optimis pelaksanaan pasar murah minyak goreng merek Minyakita di Pasar Sentral Kotabumi mampu menekan lonjakan harga minyak goreng yang dalam beberapa pekan terakhir dikeluhkan masyarakat. Program pasar murah yang mulai digelar pada Selasa, 12 Mei 2026 tersebut merupakan bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah […]

    Selengkapnya »
  • Ketua Umum DPP APPSI Ungkap Peran Besar Sektor Pertanian Dalam Ekonomi Karbon

    Ketua Umum DPP APPSI Ungkap Peran Besar Sektor Pertanian Dalam Ekonomi Karbon

    • Sabtu, 18 April 2026

    JAKARTA, APPSI – Kementerian Pertanian (Kementan) menegaskan komitmennya dalam memperkuat implementasi Nilai Ekonomi Karbon (NEK) sebagai bagian dari transformasi menuju pertanian rendah emisi dan berkelanjutan. Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono mengatakan, sektor pertanian memiliki peran strategis dalam implementasi NEK karena tidak hanya menjadi sumber emisi gas rumah kaca (GRK) tetapi juga berfungsi sebagai penyerap karbon melalui […]

    Selengkapnya »