Ketua DPW APPSI Provinsi Lampung: Kawal Program Presiden Prabowo Subianto

Dukungan Tidak Berarti Tanpa Kritik
Di titik inilah posisi organisasi masyarakat dan pelaku ekonomi rakyat menjadi penting.
Pemerintah membutuhkan dukungan publik agar program jangka panjang dapat berjalan. Namun dukungan tersebut tidak semestinya diterjemahkan sebagai pembenaran terhadap seluruh kebijakan. Kritik mengenai anggaran, pengadaan, keamanan pangan, pemerataan manfaat, hingga efektivitas program tetap diperlukan sebagai mekanisme pengawasan.
Hal tersebut terutama penting karena sejumlah program Prabowo memiliki skala fiskal yang besar. Kritik terhadap MBG, misalnya, bukan berarti menolak tujuan meningkatkan gizi masyarakat. Persoalan yang diperdebatkan justru bagaimana memastikan tujuan tersebut dicapai dengan tata kelola yang transparan dan tidak mengorbankan kebutuhan publik lainnya.
Di sisi lain, kritik juga perlu dibedakan dari penolakan terhadap tujuan program. Data BPS mengenai pertumbuhan ekonomi dan kemiskinan menunjukkan adanya perbaikan sejumlah indikator makro. Namun data tersebut belum dengan sendirinya membuktikan bahwa seluruh lapisan masyarakat telah merasakan manfaat ekonomi secara merata.
Dengan kata lain, ukuran keberhasilan pemerintahan Prabowo tidak cukup hanya berupa angka pertumbuhan, nilai investasi atau jumlah penerima program. Ukuran yang lebih penting adalah apakah pertumbuhan tersebut menghasilkan pekerjaan yang layak, meningkatkan pendapatan rumah tangga, menekan kemiskinan, menjaga harga pangan, memperkuat usaha kecil, dan meningkatkan kualitas layanan publik.
Bagi pedagang pasar di Lampung, pertanyaan akhirnya sederhana: sejauh mana kebijakan nasional memperbesar transaksi, memperbaiki akses pembiayaan, menekan biaya distribusi, menjaga kestabilan harga, dan meningkatkan daya beli konsumen.
APPSI Lampung menyatakan akan mendorong pengurus dan anggota di seluruh daerah untuk ikut mengawal agenda pemerintah tersebut. Dukungan itu, pada saat yang sama, menempatkan organisasi pedagang pada posisi strategis: mendukung kebijakan yang berpihak kepada ekonomi rakyat, sekaligus menyampaikan kritik ketika pelaksanaannya tidak sesuai dengan kepentingan pedagang.
Dengan demikian, keberhasilan program Prabowo seharusnya tidak berhenti pada klaim pemerintah maupun kritik kelompok yang menentangnya. Ukuran akhirnya berada di lapangan—pada harga pangan, pendapatan pedagang, kesempatan kerja, kualitas gizi anak, produktivitas petani, dan daya beli masyarakat.
Di sanalah janji kebijakan diuji menjadi hasil yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Lanjutkan sampai tuntas program pak Prabowo….jangan berhenti ditengah.. rakyat sudah muak dengan program yg mangkrak….
26 Agustus 2026 2:38 am