Beranda » Opini » Ketua DPW APPSI Provinsi Lampung: Kawal Program Presiden Prabowo Subianto

Ketua DPW APPSI Provinsi Lampung: Kawal Program Presiden Prabowo Subianto

“Win through your actions, never through argument, dalam politik, kalimat itu menemukan relevansinya ketika perdebatan tentang keberhasilan atau kegagalan sebuah pemerintahan akhirnya harus berhadapan dengan sesuatu yang lebih sulit dibantah.”

Rene Semuluyan, Ketua DPW APPSI Provinsi Lampung


Ketika perdebatan tentang keberhasilan atau kegagalan sebuah pemerintahan akhirnya harus berhadapan dengan sesuatu yang lebih sulit dibantah: angka pertumbuhan ekonomi, investasi, kemiskinan, produksi pangan, hingga manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat. Di tengah perdebatan itulah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto memasuki fase penting—ketika janji politik mulai ditagih untuk dibuktikan melalui hasil.

Pertumbuhan ekonomi yang tetap di atas 5 persen, realisasi investasi yang mencapai rekor, penurunan tingkat kemiskinan, serta ekspansi program Makan Bergizi Gratis menjadi sejumlah indikator yang dikedepankan pemerintah. Namun, di balik angka-angka tersebut terdapat pertanyaan yang tidak kalah penting: apakah pertumbuhan dan program berskala besar itu benar-benar mengubah kehidupan masyarakat, termasuk pedagang pasar tradisional di daerah seperti Lampung?

Pertanyaan itu pula yang mendorong saya selaku Ketua DPW Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Provinsi Lampung menyerukan dukungan terhadap agenda pemerintahan Prabowo, sembari menempatkan pedagang sebagai bagian dari masyarakat yang berhak mengawasi dan menilai hasil kebijakan tersebut.

Di tengah tekanan ekonomi global dan perdebatan mengenai efektivitas sejumlah kebijakan, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto memasuki tahun kedua dengan sejumlah indikator yang menunjukkan perbaikan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi tetap berada di atas 5 persen, investasi menembus rekor baru, angka kemiskinan menurun, sementara pemerintah mengklaim kemajuan dalam swasembada pangan dan perluasan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Namun, capaian tersebut belum sepenuhnya menutup sejumlah persoalan. Program MBG, misalnya, masih menghadapi sorotan mengenai tata kelola, pembiayaan, pengawasan, serta pemisahan anggarannya dari belanja pendidikan. Karena itu, capaian pemerintah dan kritik terhadap pelaksanaannya perlu dibaca secara bersamaan.

Badan Pusat Statistik mencatat ekonomi Indonesia pada triwulan II 2026 tumbuh 5,29 persen secara tahunan (year-on-year). Dengan demikian, ekonomi Indonesia pada semester I 2026 tumbuh 5,45 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. BPS juga mencatat sektor penyediaan akomodasi dan makan-minum tumbuh 11,83 persen, sementara konsumsi pemerintah menjadi komponen pengeluaran dengan pertumbuhan tertinggi, yakni 18,62 persen.

Angka tersebut menjadi salah satu indikator yang kerap digunakan pemerintah untuk menunjukkan bahwa perekonomian nasional tetap resilien di tengah ketidakpastian global. Pada triwulan I 2026, ekonomi bahkan tumbuh 5,61 persen secara tahunan.

Dari sisi investasi, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM mencatat realisasi investasi sepanjang 2025 mencapai sekitar Rp1.931 triliun dan menyerap 2,71 juta tenaga kerja. Pemerintah menjadikan capaian tersebut sebagai salah satu bukti bahwa kebijakan investasi dan hilirisasi mulai memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi.

Indikator sosial juga menunjukkan perkembangan. BPS mencatat persentase penduduk miskin pada Maret 2026 sebesar 8,07 persen, turun 0,18 poin persentase dibandingkan September 2025 dan 0,40 poin dibandingkan Maret 2025.

Komentar (1)

  • Eed

    Lanjutkan sampai tuntas program pak Prabowo….jangan berhenti ditengah.. rakyat sudah muak dengan program yg mangkrak….

    Balas26 Agustus 2026 2:38 am

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Berita Lainnya

  • Terpilih Sebagi Ketua DPD APPSI Pringsewu, Sumarni Supomo Siap Bekerja Keras Untuk Pedagang Pasar

    Terpilih Sebagi Ketua DPD APPSI Pringsewu, Sumarni Supomo Siap Bekerja Keras Untuk Pedagang Pasar

    • Minggu, 26 Juli 2026

    Pringsewu, APPSI – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kabupaten Pringsewu resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musda) I di Aula Kantor Bupati Pringsewu, Minggu (26/7/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris DPW APPSI Provinsi Lampung Rio Yulians, jajaran pengurus APPSI, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoprindag) Kabupaten Pringsewu Refki, Danramil Gadingrejo […]

    Selengkapnya »
  • Dana Perbankan Harus Menyentuh Pedagang Pasar Tradisional

    Dana Perbankan Harus Menyentuh Pedagang Pasar Tradisional

    • Selasa, 21 April 2026

    “Persyaratan administrasi yang rumit, keterbatasan agunan, hingga rendahnya literasi finansial menjadi penghalang utama. Jika situasi ini terus dibiarkan, kebijakan dana perbankan hanya akan menambah jurang ketimpangan: bank semakin likuid, usaha besar semakin ekspansif, sementara pedagang kecil tetap termarjinalkan.” Rene Semuluyan – Ketua DPW APPSI Provinsi Lampung Pemerintah melalui Kementerian Keuangan baru saja mengulurkan dana dalam […]

    Selengkapnya »
  • Walikota Bandar Lampung Terima Audiensi DPD APPSI Kota Bandar Lampung

    Walikota Bandar Lampung Terima Audiensi DPD APPSI Kota Bandar Lampung

    • Selasa, 5 Mei 2026

    Bandar Lampung, APPSI – Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menerima audiensi Dewan Pengurus Wilayah Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (DPD APPSI) Kota Bandar Lampung terkait kepengurusan DPD APPSI Kota Bandar Lampung. Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan antara pemerintah daerah dan para pelaku usaha pasar tradisional. Dalam kegiatan yang berlangsung di lingkungan […]

    Selengkapnya »
  • Camat Mesuji Timur Beri Himbauan Pedagang Pasar KTM, Cegah Kemacetan dan Kecelakaan

    Camat Mesuji Timur Beri Himbauan Pedagang Pasar KTM, Cegah Kemacetan dan Kecelakaan

    • Senin, 11 Mei 2026

    Mesuji, APPSI – Pemerintah Kecamatan Mesuji Timur, Kabupaten Mesuji Lampung terus berupaya menciptakan lingkungan pasar yang aman dan tertib. Pada Senin (11/5/2026). Camat Mesuji Timur, Yudian Murbantaka, S.K.M., didampingi Kasi Pemerintahan Faizal Kurniawan AP, S.H., turun langsung ke lapangan untuk memberikan imbauan kepada para pedagang. Kegiatan ini difokuskan kepada para pedagang yang masih berjualan di pinggir ruas jalan […]

    Selengkapnya »
  • Dihadiri Wakil Ketua DPW APPSI, Bayu Santoso Raih Dukungan 5 Komisariat Pasar Pemerintah

    Dihadiri Wakil Ketua DPW APPSI, Bayu Santoso Raih Dukungan 5 Komisariat Pasar Pemerintah

    • Minggu, 23 Agustus 2026

    Metro, APPSI –Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (DPD APPSI) Kota Metro resmi menetapkan Bayu Santoso sebagai Ketua DPD APPSI Kota Metro periode mendatang. Bayu terpilih secara aklamasi setelah mengantongi dukungan penuh dari lima komisariat pasar yang ada di wilayah Kota Metro, Minggu (23/8). Pelaksanaan Musda tersebut dibuka secara resmi […]

    Selengkapnya »
  • Minyakita dan Para Pemburu Rente: Ketika Hak Rakyat Dan Hak Pedagang Kecil Dirampok Oleh Tangan-Tangan Berkuasa

    Minyakita dan Para Pemburu Rente: Ketika Hak Rakyat Dan Hak Pedagang Kecil Dirampok Oleh Tangan-Tangan Berkuasa

    • Minggu, 31 Mei 2026

    “Tidak ada yang lebih berbahaya daripada keserakahan yang bersembunyi di balik jabatan.” Rene Semuluyan – Ketua DPW APPSI Provinsi Lampung Preman yang merampok di jalan setidaknya datang dengan wajah yang jelas. Tetapi para pemburu rente bekerja dengan cara yang lebih elegan. Mereka tidak membawa senjata. Mereka membawa pengaruh. Mereka tidak merampas dengan ancaman. Mereka merampas […]

    Selengkapnya »